Ads 468x60px

SMK NEGERI 6 TEBO

Jumat, 28 Oktober 2016

Pemuda Masa Depan Bangsa Indonesia Mengapai Dunia

Sahabat eSeMKaNATo.....Jumlah pemuda di Indonesia sesuai dengan UU No 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan dengan range usia antara 16-30 tahun, berjumlah 61,8 juta orang, atau 24,5 % dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 252 juta orang (BPS, 2014).

Tahun 2020 sampai 2035, Indonesia akan menikmati suatu era yang langka yang disebut dengan Bonus Demografi, dimana jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa ini, yaitu mencapai 64% dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 297 juta jiwa.

Sahabat eSeMKaNATo....Rasio sederhananya dapat digambarkan bahwa di setiap100 penduduk Indonesia, ada 64 orang yang berusia produktif, sisanya 46 orang adalah usia anak-anak dan lansia. Rasio usia produktif di atas 64 % sudah lebih dari cukup bagi Indonesia untuk melesat menjadi negara maju. Ini adalah rasio usia produkif  terbaik Indonesia yang mulai kita nikmati nanti Tahun 2020 dan akan berakhir pada tahun 2035.

Jika kita merenung dan merefleksikan pidato Bung Karno, maka sejatinya jumlah besar saja tidaklah cukup untuk bisa membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan diperhitungkan di kancah dunia. Bung Karno tidak memerlukan jutaan pemuda untuk bisa mengguncang dunia. Bung Karno tidak perlu menunggu bonus demografi untuk bisa memberikan kehormatan yang layak bagi bangsa dan negaranya. Bung Karno hanya membutuhkan pemuda-pemudi unggul yang memiliki kualitas dan visi yang besar dalam menatap dunia.

Sahabat eSeMKaNATo.....Indonesia berhasil mengantarkan seorang Pemuda Indonesia usia 23 tahun bernama Rio Haryanto ke level tertinggi balap mobil internasional F-1. Akhirnya, seorang anak Indonesia yang berhasil menembus balapan paling bergengsi di dunia. Dan kita semua turut terharu dan berbangga saat duo Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil mengembalikan tradisi emas di ajang Olimpiade Rio de Jeneiro Brasil melalui cabang olahraga Bulutangkis. Dua pemuda berusia 27 dan 30 tahun tersebut memberikan hadiah untuk kemerdekaan Republik tercinta ini.

Sahabat eSeMKaNATo....Tidak hanya di ajang olahraga, di sektor-sektor lain seperti Industri kreatif, kita juga menemukan talenta-talenta muda Indonesia yang berhasil mengharumkan Negara dan bangsa di kancah internasional. Data BPS menyebutkan bahwa Industri Kreatif hari ini menyumbang tidak kurang dari 7 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Sebuah kontribusi yang tidak bisa dianggap kecil di tengah pelambatan ekonomi dunia. Dan masih banyak tokoh-tokoh lain yang mengharumkan nama Indonesia

Sahabat eSeMKaNATo....Hari ini, 28 Oktober 2016 tidak hanya kita peringati sebagai hari sumpah pemuda yang ke-88, namun juga sebagai hari kebangkitan anak muda Indonesia. Dengan kemajuan teknologi, pemuda-pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke terus bergerak memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasannya untuk kesejahteraan dan kebesaran Bangsa Indonesia, terutama di mata dunia.

Sahabat eSeMKaNATo.....Ditempat terpisah jauh dari kebisingan Kota, tepatnya di Desa Sapta Mulia Kecamatan Rimbo Bujang seluruh pemuda masa depan yang dihadiri oleh kepala desa dan seluruh dewan guru dari TK/SD/SMP/MTs dan SMK bersama-sama memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 88 pada hari Jumat 28 Oktober 2016. Ini adalah tonggak awal pendidikan pemuda masa depan penerus bangsa yang  akan mengharumkan bangsa sampai kancah internasional.

Inilah Dokumentasi Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 88 di Lapangan Sapta Mulia Kecamatan Rimbo Bujang sebagai Berikut :
Peserta Upacara Hari Sumpah Pemuda Ke 88


Pembina Upacara,Petugas dan Dewan Guru

Sahabat eSeMKaNATo...Mari kita buktikan dalam sejarah Indonesia, untuk kesekian kalinya pemuda Indonesia menjadi motor utama penentu perubahan Indonesia. Bonus demografi menjadi kesempatan kita satu-satunya untuk memastikan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia menjadi Negara maju sejajar dengan Negara-negara besar lainnya. Di depan mata kita ada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan Perdagangan bebas Asia dan dunia. Saatnya Pemuda Indonesia membangun visi yang besar menatap dunia. Semoga info ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Our Partner