Ads 468x60px

SMK NEGERI 6 TEBO

Selasa, 10 Januari 2017

Mari Kita Galakkan di Sekolah Dengan Penguatan Pendidikan Berkarakter

Sahabat eSeMKaNATo...Agar siswa berakhlak dan bermoral harus diberikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Penguatan pendidikan karakter tersebut mempunyai lima nilai utama karakter yang menjadi prioritas pada PPK yakni Lima nilai utama itu adalah Religius, Nasionalis, Mandiri, Integritas, dan Gotong Royong. Demikianlah yang diasmpaikan oleh Mendikbud Muhadjir Effendi. Mari kita galakkan di sekolah penguatan pendidikan berkarakter. 

Munurut Muhadjir, Program Penguatan Pendidikan Karakter diharapkan menjadi ruh dari pendidikan nasional. Nilai utama karakter PPK tidak hanya menyasar para siswa, tetapi juga pada pendidik, dan orang tua sebagai pendidik utama dan pertama.



Sahabat eSeMKaNATo, Pada penguatan karakter disekolah merupakan peran dari bapak ibu guru dan kepala sekolah. Dimana guru sebagai inspirator dan kepala sekolah sebagai manager. “Diharapkan, pembelajaran berbasis penguatan karakter yang terintegrasi di sekolah dan di luar sekolah melalui PPK, dapat menghadirkan generasi muda yang berdaya saing dan memiliki karakter positif, “ ujar Mendikbud


Sahabat eSeMKaNATo, Di Indonesia sudah ada 542 sekolah pada jenjang pendidikan dasar yang siap menerapkan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Sekolah-sekolah itu akan menjadi sekolah piloting dalam implementasi PPK. Beberapa di antaranya adalah SMPN 1 Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali; SMPK 3 Penabur, Jakarta Pusat; SMPN 2 Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah; SMP Islam Al Azhar BSD, Tangerang Selatan, Banten; dan SMPN 19 Manokwari, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Menurut Itje Pendidikan karakter disekolah menurut Wakil Dewan Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Itje Chodidjah mengatakan, PPK dapat dilakukan melalui pembiasaan-pembiasaan perilaku positif. Kepala sekolah dan guru sebagai motornya secara otomatis menjadi teladan.

Sahabat eSeMKaNATo, Dalam proses pembelajaran, PPK dapat langsung diintegrasikan melalui tema maupun mata pelajaran. Pengelolaan kelas oleh guru dan metode belajar yang dipilih juga merupakan ajang penguatan karakter peserta didik.  Karakter adalah garamnya pendidikan yang memberikan rasa dalam berbagai cara kita mendidik dan bahan yang kita gunakan untuk mendidik melalui mata pelajaran.

Sahabat eSeMKaNATo, Pada penguatan karakter disekolah haruslah menggunakan metode kolaborasi dengan berbagai karakter yang dikembangkan salah satu yakni budaya yang dikembangkan disekolah. Komite sekolah dan masyarakat adalah mitra sekolah dalam menggiatkan PPK.

"Misalnya sekolah dapat bekerja sama dengan pusat-pusat budaya, museum, atau warga sekitar masyarakat yang memiliki keunggulan untuk menjadi bagian dari PPK. Dengan demikian kearifan lokal dapat dikembangkan. PPK akhirnya harus menjadi landasan bagi tripusat pendidikan dalam mengembangkan generasi muda Indonesia," ucapnya.

Demikianlah informasi tentang penguatan pendidikan karakter Sahabat di sekolah dengan cara pengelolaan kelas oleh guru sebagai inspirator siswa dalam pembelajaran. Maka guru gunakan metode yang efektif dengan beberapa variasi yang memberikan penguatan karakter sehingga dihasilkan siswa yang relijius, berbakti dan melestarikan kearifan lokalnya. Semoga ini bisa diterapkan disekolah-sekolah bapak ibu guru. Semoga info bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Our Partner